
Di sebuah sekolah
yang baru pertama kali aku menginjakkan kakiku disitu, setidaknya ada hal yang
unik yang berbeda dari sekolah lain. Hal yang unik itu adalah terletak dari
segi bangunan. Biasanya sekolah-sekolah yang pernah ku lihat, berdinding rapi
yang tersusun dari batu bata, tetapi tidak untuk sekolah yang ku temui ini,
dinding bangunan terkesan unik karena berasal dari susunan batako dan juga kayu
atau triplek. Penyusunannya pun berbeda, sehingga ini malah menjadi daya tarik
tersendiri. Terlepas, apakah karena memang kekurangan dana atau memang
didesains seperti itu, aku sendiri juga kurang tahu.
Puji syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa, karena bisa memberikan cerita inspiratif kepada
calon-calon generasi penerus bangsa. Acara semakin meriah karena aku memberikan
beberapa permainan sulap yang membuat mereka takjub.
Ya..puas itu ketika
bisa membuat dan melihat mereka itu tertawa lepas, seolah tak ada beban pikiran
sedikitpun dari dalam dirinya. Dengan berbagai cara pengondisian dan ice
breaking sederhana, semuanya bisa terkondisikan dengan baik.
Pertemuan pun pasti berujung perpisahan. Adik-adik,
sampai jumpa lagi ya…sapaku.” Mereka ternyata merindukan kedatanganku lagi.
Banya yang berceloteh, Kakak, besok cerita lagi ya…besoka main sulap lagi
ya..dan seterusnya.
Semoga saja, aku masih
diberikan umur panjang dan kesehatan, sehingga bisa kembali berbagi keceriaan
dengan mereka. Terimakasih adik-adik SDIT Salsabila 3 dan terimkasih pula
kepada guru-gurunya yang hebat-hebat. Smampai jumpa…!!!
Yogya, 9 Oktober 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar