Ada yang
spesial di hari itu, ya..karena lokasi acara bukan berada di sebuah ruangan,
tapi berada di depan monumen perjuangan yang ada di dekat gedung madrasah.
Sungguh, sensasi yang luar biasa. Dan spesialnya lagi, ternyata di
tengah-tengan cerita baterei sound melemah, dan akhirnya mati. Haha..
Tapi…alhamdulillah,
suaraku masih terdengar keras dan syukur yang luar biasa, mereka masih bisa
mengikuti cerita dengan baik dan penuh antusias. Kecerian mereka nampak di
wajah-wajah mereka yang masih lugu. Semoga mereka tumbuh kembang menjadi
anak-anak yang hebat dan luar biasa. Terimakasih sahabatku mas Ridwan Sularjo,
akhirnya bisa silaturrahim ke sekolah tempatmu. Terimakasih juga buat
anak-anaknya yang luar biasa yang turut mengukir jejak-jejak langkahku.
Jogja,
31 Desember 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar